![]() |
|
Selasa, 30 Oktober 2012
Syarat Komik KKPK Next-G
![]() |
| Komik KKPK dan Komik KKPK Next G |
Ada yang pernah baca Komik Kecil-Kecil Punya Karya Next-G?
Itu lho yang isinya terdiri dari beberapa cerita dari beberapa penulis. Penulis anak tentunya. Gambar komiknya ada dua versi. Yang pertama versi penulis aslinya. Yang satunya lagi versi ilustrator komik asli.
Buat kamu yang suka menggambar dan masih sulit menulis cerita panjang-panjang, membuat komik untuk buku Komik KKPK Next-G ini bisa jadi pilihan. Tapi tentu ada syarat-syaratnya.
Ini dia syaratnya:
1. Penulis berusia 8-12 tahun
2. Isi cerita sebanyak 4-6 halaman
3. Gambar komik sebanyak 2 halaman
4. Kirim ke alamat:
5. Setiap karya yang dikirimkan harus mencantumkan formulir yang bisa kamu dapatkan di lembaran akhir buku Komik KKPK Next-GMuffin Graphics
Jl. Cinambo No. 137 Cisaranten Wetan,
Ujungberung, Bandung, 40294Telp. (022-7834317)
![]() |
| Contoh formulir naskah Komik KKPK Next-G |
Sumber dari sini
Minggu, 21 Oktober 2012
Selasa, 16 Oktober 2012
Hadiah Liburan ke Pulau Socotra
![]() |
| Hamzah dan buku Kania's Dream |
Judul Buku: Kania’s Dream
Pengarang: Nelfi Syafrina
Penerbit: DAR! Mizan
Cetakan: I, Januari 2012
Tebal: 196 halaman
Kania suka sekali memanjat pohon. Selama berjam-jam ia duduk di dahan pohon jambu Pak Rahman sambil memandang Gunung Marapi dan Singgalang. Ketika Kania tahu uniknya bentuk pohon-pohon di Pulau Socotra, ia ingin sekali pergi ke sana. Ia pun tidak menyia-nyiakan kesempatan lomba memasak di kotanya yang berhadiah liburan ke Pulau Socotra.
Syarat lomba masak yang diikuti Kania ialah membuat makanan berdasarkan resep tradisional. Kania dibantu Daren sepupunya, bekerja keras menciptakan makanan yang unik tapi lezat. Sayang sekali dalam lomba tersebut Kania dicurangi oleh Helga, teman yang selama ini selalu iri padanya. Oleh panitia, Kania dianggap gugur di tahap pertama.
Bagaimanakah nasib Kania selanjutnya? Berhasilkah ia pergi ke Pulau Socotra? Sebuah cerita yang tidak hanya menghibur tapi juga mengenalkan jenis kuliner asli Indonesia. Asal tahu saja, buku ini diberi pengantar oleh Chef Bondan Winarno. Itu lho, chef yang sering tampil di televisi dengan ucapan “mak-nyuss”-nya. Chef Bondan sangat senang karena bidang kuliner dikenalkan pada anak-anak melalui cerita.
Kamis, 27 September 2012
Membuat Komik Sebagai Alternatif Cara Anak Mengekspresikan Diri
![]() | ||
| Contoh komik hasil karya anak yang diterbitkan (karya Chaca di Komik KKPK Next G) |
Beberapa hari lalu, aku nerima kontrak penerbitan naskah dan
gambar komik Hamzah dan Ovi. Pastilah aku gembira sekali. Satu hal yang aku
tidak pernah bayangkan sebelumnya adalah ternyata gambar-gambar mereka layak terbit.
Selama ini, pikiranku sempit. Untuk bisa diterbitkan, anak
harus bisa nulis cerita, minimal cerpen. Namun untuk anak seumur Ovi (9 tahun) dan anak cowok seperti Hamzah (11
tahun), pasti sulit sekali duduk menulis meskipun hanya satu halaman . Mungkin
mereka bisa dengan dorongan full aku. Tapi, selain aku nggak tega, sepertinya
untuk sekarang ini aku tidak punya banyak waktu lagi.
Berbeda dengan kakak-kakaknya dulu. Aku masih bisa fokus ke
mereka. Sekarang sih, Si Kakak-kakak sudah ku lepas. Aku merasa sudah
menurunkan ilmu-ilmuku pada mereka (jiyyaaah...sombong banget sih punya ilmu dikit juga. *dilempar sendal hehe...). Lanjut deh. Kalaupun mereka sekarang kesulitan, aku
bisa ngasih saran-saran yang lebih pas karena aku sudah tahu gaya mereka. Lagi
pula merekanya juga sekarang banyak kesibukan ekskur.
Balik lagi ke naskah Hamzah dan Ovi ya.
Awalnya, Hamzah dan Ovi aku ikut sertakan workshop komik di
sebuah penerbit. Biayanya sih sebenarnya relatif ya. Untuk yang tidak pernah
ikut pelatihan, mungkin biaya untuk dua pertemuan itu dibilang mahal. Tapi,
kalau menurutku sih, untuk sebuah ilmu dan pengalaman, harga itu tidak
sebanding. Hamzah dan Ovi yang pada dasarnya memang senang membuat
gambar-gambar bisa menyalurkan kesenangannya itu.
Etapi, jangan dibayangkan gambar mereka itu seperti gambar
para pelukis profesional ya. Atau gambar yang diwarnai dengan gradasi warna ala
lomba-lomba gambar dan mewarnai jaman sekarang. Tidak sama sekali. Menurutku,
asal mereka mampu menggambarkan bentuk tubuh manusia dan benda-benda hingga pembaca tahu gambar apa itu, itu sudah
cukup. Intinya, gambar itu bisa menjadi alat komunikasi antara pembuat gambar
dan pembaca gambar.
Nah, itu masalah gambar. Yang keduanya adalah alur cerita.
Ini yang bikin aku terharu. Mereka membuat cerita dengan sebuah konflik
walaupun sederhana tapi itu adalah gambaran imajinasi original mereka yang
ingin mereka sampaikan kepada kita. Sungguh perasaan yang luar biasa bagi orang
tua yang mengikuti perkembangan anaknya sejak kecil.
Mungkin sharing pengalaman ini bisa menjadi inspirasi buat
anak-anak lain atau orang tua yang ingin anaknya memiliki kegiatan dan
keterampilan positif. Yang terpenting adalah anak-anak tahu salah satu cara
bagaimana mengekspresikan dirinya. Masalah ternyata naskah itu ternyata dibeli
oleh penerbit dengan nilai di atas biaya workshop? Ya, seneng juga sih :D.
Syarat pengiriman naskah komik KKPK Next-G, ada di sini:
Syarat pengiriman naskah komik KKPK Next-G, ada di sini:
![]() |
Komik buatan Ovi dg judul Hantuuu... ada di Komik KKPK Next G Muffin Girls
|
Langganan:
Postingan (Atom)






