Minggu, 29 April 2012

Nulis di bulan April

Fyiuuh.... alhamdulillah semua yang kucanangkan bulan April terlaksana. Naskah kumpulan cerita Ovi dan Hamzah, SEND! Tiga antologiku juga, SEND!

Paling satu yang masih mengganjal. Sebenarnya, itu sih bukan naskahku. Yup, naskah anakku. Karena dia baru dapat order tentang novel traveler, tentu aku harus mengajarinya. Mengenalkan berberbagai istilah traveling, cara mencari data, menyeleksi, menyisipkan ke bagian cerita dan lain-lain. Yang menarik kutemukan di sini adalah ternyata untuk novel traveling, rencana alur cerita itu ya itinerary.

Aku sebenarnya seneng ya ngajarin anakku nulis. Secara tidak langsung banyak ilmu baru aku temukan. O,ya aku bilang pada mereka, selama kalian semangat belajar nulis, Ibu pasti bantu. Alhamdulillah, anak-anakku sepakat. Jadi, setiap penulisan sebuah naskah pasti ada diskusi-diskusi seru yang hasilnya, alhamdulillah sih, novel anak-anakku disukai pembacanya. Mudah-mudahan yang ini juga. Amiin....

O,ya untuk bulan Mei, sekalian aja di sini aku rencanakan juga. Aku ingin menjadikan bulan mei sebagai bulan cerpen. Aku mentargetkan 10 cerpen anak dan 2 cerpen lomba. Insya Allah bisa!

Senin, 16 April 2012

Blogwalking Untuk Mencari Ide

Aku suka heran. Kalau ngobrol sama Husna, kayaknya idenya itu banyak banget. Semuanya serba menarik untuk ditulis. Sedangkan aku, malah suka mentok di awal, mau nulis apa? 

Aku memang sering lihat, Husna itu suka sekali surfing website. Ngubek-ngubek berbagai blog yang isinya tentang hal-hal yang unik dan menarik.

Mengambil pelajaran dari situ, akhirnya mulai sekarang aku mengurangi kunjunganku ke facebook. Sekarang aku lebih mementingkan berkunjung ke berbagai blog yang menyediakan info-info menarik. Kan lumayan tuh bisa dijadikan artikel.

Jadi, mari kita lihat hasilnya beberapa bulan ke depan :)

Sabtu, 14 April 2012

Riset Data untuk Novel



Buku-buku di atas adalah buku-buku yang aku gunakan saat membuat novel dengan setting negeri Korea. Aku menyadari, saat menulis novel aku tidak bisa membuat bahasa-bahasa puitis. Oleh karenanya aku mencoba kekuatan novelku di setting dan tentu saja konflik dan alur. 

Untuk menghasilkan setting yang betul-betul terasa nyata, salah satu caranya adalah dengan riset data. Lihat saja buku-buku di atas. Aku punya novel yang bersetting Korea, catatan traveler ke Korea, beasiswa di Korea, mahasiswa di Korea, sampai kamus percakapan bahasa Korea.

Di luar itu, aku browsing berbagai situs yang berhubungan dengan Korea di internet paling sedikit 50 situs. Aku mendata nama-nama orang korea, makanan populernya, kebiasaan masyarakatnya, artis-artisnya, kendaraannya, jalur lalu lintasnya, tempat-tempat populer dan lain-lain. Pokoknya aku ingin novelku "Korea" banget.

Begitu pula saat aku menulis novel dengan setting Afrika. Aku browsing data di internet. Aku cari data negara-negara di Afrika sesuai dengan alur cerita yang aku rencanakan. Setelah ketemu yang cocok, aku cari foto-fotonya dan aku tentukan di mana sang tokoh tinggal, bagaimana bentuk rumahnya, bagaimana lingkungannya, dan lain-lain. Supaya sang tokoh terasa hidup, aku pun mencari foto untuk contoh profil tokoh utama dan tokoh pendukung yang disertai karakter yang aku ciptakan. Dengan cara seperti itu, kita bisa lebih membayangkan perjalanan sang tokoh dalam menjalani alur dari cerita yang kita buat.

Ide riset data ini berawal dari melihat anakku, Husna yang rajin sekali surfing blog. Dia tahan berjam-jam membaca berbagai blog. Salah satu blog favorit dia adalah "Blog Misteri Enigma". Husna keranjingan sekali dengan berbagai cerita mengenai misteri alien dan crop circle. Sampai akhirnya Husna membuat novel "Petualangan Joanna" yang isinya menceritakan misteri crop circle tersebut.

Ternyata ide tentang crop circle itu tidak cukup, maka mulailah aku membantu Husna mencari data yang lain yaitu tentang ubi jalar. Pengerjaan novel Husna ini berbarengan dengan novel Maryam yang Piza Pizi Veronica. Di novel Piza Pizi Veronica, Maryam memunculkan setting tempat sebuah planet penghasil batu-batuan dan mineral. Maka di situ pun aku membantu Maryam riset tentang berbagai batuan dan mineral.

Selama riset data, aku mengantar anak-anak ke perpustakaan. Kemudian menemani anakku berdiskusi, memilah dan memilih data apa saja yang cocok dan akan dimasukkan ke bagian mana di novelnya. Sehingga hasilnya menjadi sebuah novel yang menarik dan  "berisi".

Yang lucu pada saat pembuatan novel kedua Maryam yaitu Math Garden. Aku mengumpulkan buku pelajaran matematika dari kelas 1 sampai 6 SD untuk dipilih oleh Maryam, kasus matematika mana yang akan dimasukkan ke novelnya.

Nah, sedangkan untuk novel Husna yang Mysterious Egypt, aku harus mengeluarkan isi kocek untuk membeli ensiklopedi tentang mumi yang harganya cukup mahal ini dan sebuah novel yang berlatar Mesir Kuno seperti setting yang akan digunakan Husna di novelnya tersebut. Namun ya sudahlah. Yang penting kan berbuah buku lagi hihi...























































Nah, itulah pengalamanku saat riset data untuk penulisan novel. Sayang, karena kendala teknis dan menunggu waktu, novel-novelku belum bisa terbit. Tapi, mudah-mudahan sih tidak lama lagi. Insya Allah. Amiin....

Kamis, 12 April 2012

Menentukan Pilihan

Banyak peluang di luar sana,
Namun tidak mungki aku raih semua,
Pada akhirnya aku harus memilih,
Mana yang harus aku ambil.

Susah kalau harus menyenangkan semua orang,
Susah kalau harus dikerjakan semuanya,
Pada akhirnya aku harus fokus,
Mana yang mau dituju.

Ya, keputusan itu harus aku ambil,
Maaf kalau seandainya membuat kecewa,
Karena tidak ada pilihan lain,
Kemampuanku memang ada batasnya.

Rasanya lega juga membuat keputusan ini,
Aku tahu, aku tidak usah khawatir,
Insya Allah dengan spesialisasi,
Mudah-mudahan aku bisa lebih berprestasi.

Sekarang bismillah saja,
Minta bimbingan dan perlindungan Allah ta'ala,
Ya Allah tolong bimbing aku,
Dalam menggapai semua cita-citaku.

Amiin....

Selasa, 10 April 2012

Nulis di bulan maret

Merasa geram dalam hati :(
Ada beberapa rencana yang terabaikan, padahal aku pengen banget. Nulis novel anak!
Tapi sekarang, apa kenyataannya?
Pertama, aku sedang menyisir file Ovi dan Hamzah. Tinggal sedikit lagi sih, tapi tetap saja harus dikerjakan dan memakan waktu bulan maretku.
Yang kedua, aku harus ngerjain tiga antologi yang aku memang sangat ingin berpartisipasi. Duh!
Yang ketiga, Husna dapat order nulis buku. Tahukah kau? Mendapat order nulis untuk sendiri itu lebih baik daripada anak yang dapat. Ih, jahat! Bukan begitu. Anak tuh yah, biarpun udah bilang mau pas diorder penerbit, pas ngerjainnya tetep aja butuh motivator ulung...hehe... Aku sebagai ibunya, harus tetap menjaga mood dia supaya bisa terus semangat, mengingatkan selalu akan tanggung jawabnya dan harus selalu siap membantunya saat dia ada kesulitan. Duh, lagi :(

O,ya adalagi. Hari ini aku harus ikut kelas cerpen winner. Jadi, aku harus nyiapin sinopsis. Hiks, mana belom ada ide lagi :((

Padahal ya padahal... aku janji sama seorang editor buat ngasih naskah novel anak. Dia menunggukuuu... hwua...hwua....

Kalau kayak gini, aku juga jadi keingetan seorang editor yang pernah ngejar Husna dan seseorang dari agensi naskah yang mengejar Maryam untuk membuat naskah untuk mereka. Duh! Duh! Duh! :(((

Tapi, ya sudahlah. Setidaknya ini "pengorbanan maretku", jiyyyaaaah hahaha... segitunya.

Tahukah kau, betapa kesempatan itu banyak apabila punya kemampuan. Jadi apabila kau suka menulis, percaya dirilah dengan kemampuanmu dan terus menulis. Bukalah wawasanmu dan carilah ilmu sebanyak mungkin. Maka suatu saat, bukan kau yang mencari peluang. Tapi peluanglah yang akan mengejarmu :)

So, semangat!

NB: Sttt... tadi aku di YM sama seorang editor lho... Katanya naskahku keren...hehe... Alhamdulillah, moga-moga semuanya dilancarkan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...