Kamis, 07 Maret 2013
Contest Story "Kisah Inspirasimu"
Setiap pembelanjaan produk sponsor Rp. 50.000,- dapat mengikuti contest story.
Tema: "Kisah Inspirasi"
Tuliskan hal yang menjadi inspirasi dalam kehidupanmu dalam 1 halaman A4.
Kirim ke: yogyaquiz@gmail.com dengan subjek: inspirasimu
Cantumkan nama/alamat/no.telp./no.KTP/Foto Terbaru, serta struk belanja produk sponsor.
HADIAH:
Juara 1: 1 New iPad
Juara 2: 1 Samsung Galaxy Note
Juara 3: 1 Samsung Galaxy SIII Mini
Seluruh pemenang undian dan contest story akan diumumkan melalui surat pemenang dan info di serba hemat.
Sumber: FB Belanja Hemat ya Yogya
Sabtu, 23 Februari 2013
Yuk, Tampil Cantik dengan Quran Azalia
![]() |
| Mempelajari ayat kauniyah dan ayat kauliyah sebagai cara mempertebal keimanan |
Saat kita melihat alam ciptaan Allah SWT, tentu kita dapat melihat keindahannya. Gunung dan laut begitu memikat. Demikian pula dengan perempuan. Ia adalah sosok ciptaan Allah yang indah. Bukan sekedar tampilan fisik, tetapi juga pembawaannya.
Sebagai muslimah, tentu kita tidak ingin cantik secara
lahiriah saja, melainkan berharap cantik karena pancaran jiwa yang suci.
![]() |
| Biasakan membaca Al-Quran di setiap kesempatan |
Zaman sudah berubah.
Muslimah kini banyak yang memiliki aktivitas padat. Bisa terkait dengan tugas
domestik maupun tuntutan profesi. Selain dedikasinya yang tinggi kepada
keluarga, kecerdasannya membuat mereka menguasai berbagai bidang ilmu yang
dibutuhkan masyarakat.
Apakah dengan kesibukan yang sedemikian padat, muslimah
harus melupakan dirinya? Lalu, bagaimana ia bisa memaksimalkan diri dan tangguh
menghadapi kehidupan kalau jiwanya tidak pernah disentuh dan diasah.
Sesibuk apapun, tetaplah hiasi diri dengan membaca
Al-Qur’an. Kita bisa membawa Al-Qur’an pada setiap kesempatan. Mungkin kita
bisa membacanya di kendaraan saat menunggu anak selesai les, di pesawat pada
saat perjalanan bisnis, atau di manapun kita mampu melakukannya.
Apakah tidak ribet membawa-bawa Al-Qur’an?
Saat ini sudah ada Quran Azalia. Ukurannya yang pas, bisa dimasukkan
ke dalam tas wanita. Tampilannya yang cantik dan memberikan pilihan beragam
warna, begitu fashionable.
Quran Azalia ini merupakan salah satu dari beragam varian Al-Quran inovatif yang diusung Syaamil Quran, brand Quran terpercaya yang
diterbitkan oleh PT Sygma Examedia Arkanleema.
Quran Azalia memang cocok bagi Anda, muslimah smart dan
aktif.
Kamis, 21 Februari 2013
Hadiah Kontes Blog Milkuat-Vivalog
Alhamdulillah, akhirnya setelah ditunggu dengan harap-harap cemas, hadiah dari kontes blog Milkuat-Vivalog datang juga. Bagiku ini menyenangkan banget, karena untuk pertama kalinya aku menang kontes blog. Sebelumnya, pernah beberapa kali ikut kontes blog dan tidak pernah menang :D
Karena tidak pernah menang, akhirnya saya penasaran dengan tulisan kontestan lain yang menang. Ya, saya menemukan beberapa hal dari tulisan mereka yang bisa jadi pelajaran buat saya. Saya coba terapkan apa yang saya dapat tersebut, ke kontes blog ini. Tapi mungkin ini saat keberuntungan saya juga hehe... Soalnya saya lihat, tulisan kontestan lain banyak juga yang bagus-bagus.
Kontes ini diselenggarakan dalam dua tahap. Tahap pertama saya harus menulis artikel di blog yang harus diposting ke Vivalog dengan tema “Pengalaman Gizi dan Rasa Milkuat Botol Tiger dengan si Kecil”. Hasil tulisanku di sini.
Nah, tulisanku ini terjaring di tahap pertama bersama 9 kontestan lainnya. Gambar di atas adalah hadiah untuk yang masuk dalam nominasi 10 besar.
Untuk menemukan tulisan terbaik, kami ber-10 harus menulis artikel baru di blog yang juga di posting ke Vivalog dengan tema yang sudah ditentukan yaitu tentang fakta anak Indonesia kekurangan zat gizi besi dan seng. Ini dia hasil tulisanku.
Sayang di tahap kedua ini aku tidak menang. Padahal hadiah tambahannya adalah gadget Samsung Galaxi Tab hehe...
Tapi, ya sudahlah. Sebagai pemula aku sudah bersyukur banget. Terima kasih Milkuat. Terima kasih Vivalog.
Rabu, 13 Februari 2013
Batik, Part of Indonesian People Life
Sampai
berhari-hari saya memikirkan tema yang akan saya angkat dalam artikel tentang batik
ini. Entah kenapa saya tidak bisa melepaskannya dari pikiran saya. Saya merasa
harus menulis sesuatu tentang batik. Perasaan saya mengatakan bahwa…saya harus
peduli.
Yah,
terus terang saja bahwa saya bisa jadi termasuk orang yang awam tentang batik
atau kain batik. Saya tidak begitu tahu jenis-jenis batik dari berbagai daerah di
Indonesia. Mungkin saya hanya tahu bahwa batik itu ada batik tulis dan batik
cap. Batik
tulis lebih mahal harganya karena proses pembuatannya yang lebih rumit. Mengenai
proses pembuatan batik dan perawatan kain batik, saya pernah beberapa kali melihat di televisi
dan membaca di sebuah artikel batik online.
Akhirnya
saya bertanya pada diri saya, apakah saya sama sekali tidak memiliki hubungan
dengan yang namanya kain batik? Oops, tentu saja tidak seperti itu. Maka saya
pun mulai membuka-buka lemari pakaian saya. Apa yang saya temukan di sana?
Inilah dia.
1. Koleksi
baju batik
suami saya
Untuk kebutuhan acara-acara resmi seperti menghadiri undangan pernikahan, suami saya lebih suka mengenakan baju batik ketimbang jas. Bagi dia, berbatik lebih simple, ringan dan tidak gerah. Oleh karena itu, suami saya biasanya menyengajakan diri mengunjungi beberapa butik batik untuk mendapatkan baju batik yang diinginkannya.
2. Baju
batik
koleksi sendiri
Dari beberapa baju batik yang saya miliki, saya memiliki dua jenis pakaian batik. Pertama pakaian resmi. Yang kedua adalah daster. Yang dimaksud dengan pakaian resmi sebenarnya adalah kain batik yang saya sulap menjadi gaun atau rok hingga bisa saya gunakan untuk ke acara resmi. Saya memang termasuk orang praktis, tidak suka yang ribet-ribet. Jadi, ketika saya belanja batik, pasti kain tersebut saya jahit menjadi busana yang lebih praktis dipakai. Entah itu kain batik yang memang diperuntukkan untuk dijahit menjadi baju atau pun kain batik yang biasa digunakan sebagai kain bawahan padanan kebaya.
Mengenai daster, tentu tidak usah ditanyakan lagi. Sepertinya sudah menjadi hal umum bagi ibu-ibu di Indonesia dalam memanfaatkan kain batik ini menjadi baju daster sebagai pakaian harian di rumah. Daster dari kain batik ini memang nyaman dipakai.
3. Kain
batik
hadiah saat persalinan
Di antara tumpukan kain-kain flanel bayi saya, ternyata terselip beberapa lembar kain batik. Ada yang berbentuk sarung dan ada yang berjenis kain panjang. Semuanya saya dapatkan dari pemberian saudara atau teman saat saya melahirkan bayi. Awalnya saya sempat merasa aneh, di antara banyaknya hadiah persalinan seperti peralatan dan perlengkapan bayi modern, kok masih ada yang memberikan hadiah tradisional seperti ini. Belakangan saya merenung, ternyata memberi hadiah persalinan berupa kain batik adalah salah satu tradisi khas Indonesia yang tentunya merupakan kekayaan budaya yang tidak boleh hilang begitu saja.
4. Seprai,
sarung bantal dan guling batik
Seprai ini adalah seprai kenangan saya. Jauh-jauh saya dari Bandung datang ke salah satu toko batik di Pasar Bringharjo, Jogjakarta untuk membeli seprai khusus untuk pernikahan saya. Warna dasarnya hijau dengan motif bunga-bunga kecil keemasan. Sayang saya tidak bisa menampilkan gambarnya di sini karena kondisinya yang sudah kurang indah dipandang. Tapi saya tetap menyimpannya untuk kenang-kenangan.
Itulah
kain-kain batik yang saya dapati di rumah saya. Dari situ saya menyadari
ternyata berbatik merupakan bagian tak terpisahkan dalam kehidupan saya. Dan mungkin juga
sebagian besar masyarakat Indonesia lainnya. Tidak percaya? Coba deh tengok isi
lemari pakaian orang Indonesia. Setidaknya ada satu potong kain batik di
sana.
Pemikiran
saya berlanjut. Lantas, apa yang sudah saya berikan atas keberadaan batik
yang telah mewarnai bagian dari hidup saya ini? Memikirkan hal itu, ah, rasanya
saya jadi malu. Ya, selama ini ternyata saya hanya berperan sebagai ‘pemakai’.
Entah dengan alasan memakai batik karena enak dipakai atau suka motifnya.
Pernahkah
saya merasa bangga karena merasa memiliki batik? Omong-omong soal
kebanggaan atas budaya negeri sendiri, saya pernah merasa cemburu pada bangsa
Korea. Di Korea, semua hal yang berkenaan dengan budaya asli, begitu disanjung,
dipromosikan, dikemas hingga menarik bangsa lain untuk mengetahuinya lebih
dalam. Contoh makanan kimchi, pakaian tradisional hanbok dan lain-lain. Bahkan
artis-artis papan atas Korea ditunjuk sebagai duta untuk mengenalkan budaya
tersebut kepada bangsa-bangsa lain.
Kembali ke batik. Dari semua yang saya tulis ini, pada akhirnya saya ingin mengatakan bahwa sudah seharusnya saya (dan saya juga mengajak masyarakat Indonesia) menjadikan berbatik tidak hanya sekedar kebiasaan saja. Melainkan kita memang bangga dan merasa memilikinya. Dengan perasaan seperti itu, mudah-mudahan kita terpanggil untuk terus membudayakan dan melestarikannya.
Saya
khususkan pula untuk generasi muda penerus bangsa, yuk kita jadikan batik
ini sebagai citra kita. Citra positif bangga menjadi bangsa Indonesia yang kaya
budaya. Karena budaya adalah harta kita. Maka, mari kita jaga dan tampilkan di
pentas dunia. Batik tidaklah kuno. Batik adalah etnik. Dan etnik bisa jadi tren bila kita menjadikannya. Jadi, yuk berbatik!
Tulisan ini diikutsertakan dalam KONTES BLOG AKU BERBATIK
Tulisan ini diikutsertakan dalam KONTES BLOG AKU BERBATIK
![]() |
| Like Fan Page Berbatik |
![]() |
| Follow twitter Berbatik |
Jumat, 08 Februari 2013
Blog Competition List
- http://bebobshoes.com/blogcompetition/ 1 Feb-31 April 2013
- http://seoconia8.com/peraturan/ 28 desember 2012-30 april 2013
- http://kontes.mitrabibit.com/2013/01/kontes-reviev-mendukung-penghijauan-bumi.html 5 JANUARI 2013 - 22 APRIL 2013
- https://docs.google.com/document/d/1D_SIjkjdA7A4nnaLLszRPdcPr79U4LEXbNW3PKfg_lw/pub 23 Januari - 10 Maret 2013
- http://www.superindo.co.id/pojok_promo/lomba_resep_sup_sehat_ 1 Januari- 15 februari 2013
- http://www.berbatik.com/event 28 Februari 2013
- http://www.datangya.com/home/syarat-kompetisi 21 Januari 2013 s.d 25 Februari 2013
Langganan:
Postingan (Atom)












