Tampilkan postingan dengan label Buku Hadiah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku Hadiah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Februari 2015

Cinta “habis-habisan” Muhammad saw dan Khadijah ra



“Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, agar kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya. (Q.S. Al Kahfi: 7)
Cinta menyimpan berjuta pesona dalam kehidupan, sehingga dengan cinta, apa yang ada akan terasa indah. Jalaluddin Rumi menggambarkan dahsyatnya cinta sebagai berikut.
“Cinta dapat mengubah rasa pahit getir menjadi semanis madu. Cinta bisa mengubah tanah lempeng menjadi bongkahan permata. Cinta sangat mudah mengubah kekeruhan hidup menjadi bening yang menyejukkan. Dengan cinta, luka yang menganga menjadi sembuh seketika. Sakit yang teramat menyiksa menjadi tak terasa. Dengan cinta, bongkahan baja bisa menjadi lebur. Batu yang kokoh dapat menjadi debu. Cinta dapat menghidupkan kembali manusia yang telah mati.”
Dengan cinta seseorang akan melakukan apa saja demi sang bidadari yang dicinta. Demi sesuatu yang dipujanya, baik dan buruk, hitam dan putih, halal dan haram akan dilakukan. Inilah yang disebut cinta bak pisau bermata dua. Di satu sisi dapat mengantarkan seseorang pada cinta yang sesungguhnya dan di sisi yang lain dapat menjerumuskan pada cinta yang salah, yang mengantarkan pada kesengsaraan. Naudzubillahimindzalik.

Sabtu, 03 November 2012

Kontributor Terbaik



Beberapa hari lalu menerima paket dari Mbak Navita Kristi Astuti. Isinya satu eksemplar buku berjudul 270 MUTIARA INSPIRASI BAGI IBU HAMIL dan kalender. Ingatanku langsung melayang pada audisi kontributor untuk buku ini di beberapa bulan yang lalu. Sungguh.Saya hampir melupakan yang satu ini.

Waktu itu, Vita (panggilan akrab saya ke Navita) mengumumkan audisi di facebook grup IIDN.Vita ingin supaya ibu-ibu mau berbagi pengalaman mengenai kehamilan dan melahirkan. Aku sih maju mundur membaca tawaran audisi itu. Pengen sih, tapi suka bingung apa yang mesti di-share. Rasanya nggak ada yang istimewa. Semua pengalaman melahirkanku cenderung normal-normal saja kecuali salah seorang anak ada yang sungsang. Tapi rasanya... orang lain pasti lebih hebat lagi pengalamannya.

Akhirnya karena ingin partisipasi, aku ceritain saja pengalaman "berbeda" saat melahirkan anak terakhir. Melahirkan waktu itu kuanggap berbeda karena aku berhasil mengalihkan rasa sakitku ke arah cara pandang yang berbeda.Bagiku itu "the best".  Entah ya menurut pembaca atau PJ.

Eh, ternyata... eh ternyata... hehe... PJ malah menyatakan tulisanku yang hanya setengah halaman itu sebagai tulisan kontributor terbaik dari 40 kontributor lainnya.  Hahaha... rasanya aku nggak percaya. Tapi demikianlah ya, Alhamdulillah... Sebagai kompensasinya, aku pun berhak mendapat bukunya yang diterbitkan oleh Pustaka Rama. Terima kasih Vita, semoga bukunya laris :)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...