Senin, 27 Juni 2016

Puding Ubi Ungu, Alternatif Hidangan Buka Puasa



Sebenarnya ini late-late-late post banget ya. Udah niat dari dulu posting tapi belum sempat saja. Nggak apa-apa, berhubung ini lagi bulan puasa, mudah-mudahan saja resep ini jadi salah satu alternatif untuk hidangan berbuka, ya kan :)


Ceritanya suamiku beli 1 kg ubi ungu. Pengennya dikukus saja buat dicemil. Akhirnya setengahnya aku kukus dan setengahnya aku panggang di oven. Ternyata, rasa ubi ungu itu kurang manis (atau yang aku beli aja ya?), hasilnya tidak seorang pun anak yang mau memakannya. Suami pun hanya makan sepotong. Duh, sayang banget ya. Padahal, menurut seorang peneliti dari Universitas Negara Bagian Kansas, Amerika Serikat, pigmen warna ungu pada ubi tersebut mengindikasikan terkandungnya antosianin yang berkhasiat melawan pertumbuhan sel kanker. Antosianin ini terdapat juga pada blueberry, anggur merah dan kol merah. Namun, konsentrasi tertinggi terdapat pada ubi ungu. Wow...keren sangat khasiatnya, bukan?
Nah, untungnya nih, pas lagi stalking-stalking facebook, saya nemu fb teman yang menampilkan gambar puding ubi ungu. Alhamdulillah... senang pake banget. Gak akan sia-sia deh ubi ungunya. Langsung saja aku bikin juga sesuai dengan kreasiku.


Ini dia bahan-bahannya:


  • 1 kg Ubi Ungu (kukus, kupas, hancurkan)
  • 1 kaleng susu kental manis
  • 5 kaleng air
  • 1 sachet agar-agar


Cara membuatnya:

  • Campurkan semua bahan-bahan
  • Aduk rata di atas api sedang
  • Setelah mendidih angkat dan saring
  • Masukkan ke dalam cetakan
  • Hidangkan setelah adonan mengeras



Rabu, 22 Juni 2016

Style Fashion Hijab Ala Restu Anggraini



Membicarakan tentang model dan style hijab beserta busana muslim wanita memang tak pernah ada habisnya, karena setiap hari selalu ada cerita dibalik penampilan para wanita muslimah yang semakin stylish dan modis dengan gaya busananya masing-masing. Penampilan wanita muslim yang semakin modis tersebut, tidak lain dan tidak bukan berkat dari para perancang busana muslimah seperti Restu Anggraini yang seolah tidak pernah kehabisan ide dalam menghadirkan setiap busana muslimah dengan model terbaru yang lebih berbeda dari sebelumnya. Seperti halnya busana muslimah, fashion hijab juga semakin menunjukan pesonanya dengan style yang lebih simpel namun terkesan modis dan cantik saat dikenakan. Apalagi dengan hadirnya beberapa trend hijab terbaru seperti selendang dan pashmina yang akan membuat para hijabers lebih kreatif lagi dalam melakukan kreasi hijabnya.

Style hijab dari brand yang menyediakan busana muslimah beserta hijabnya di hijup.com tersebut, semakin memperlihatkan trend hijab yang lebih stylish dan mudah untuk dikreasikan dalam berbagai gaya hijab. Salah satu koleksi hijab pashmina yang bisa anda lihat di hijup adalah she shawl yang dibuat dengan material bahan bamboo katun yang berkualitas, sehingga akan membuat anda nyaman saat menggunakannya dalam berbagai aktifitas dan kondisi cuaca. Begitupun dengan warna pada scarf pashmina ini juga beragam, dan tentunya hadir dengan warna-warna so! yang cantik seperti pada she shawl 4 hadir dengan warna raspberry yang akan membuat anda tampak anggun. Selain warna tersebut masih banyak juga pilihan warna lainnya yang bisa anda sesuaikan dengan kebutuhan dan busana muslimah yang akan digunakan. 

Style hijab yang simpel dengan hijab pashmina ala Restu Anggraini, sangat cocok untuk digunakan dalam berbagai aktifitas dan untuk beragam acara baik formal maupun semi formal. Karena walaupun model hijab tersebut terkesan simpel, namun dengan pashmina dan pilihan warna yang mempesona akan tetap membuat anda stylish, modis dan modern saat berada di berbagai acara dan kegiatan. Selain itu bahan katun berkualitas pada pashmina tersebut akan membuat anda yang menggunakannya tidak merasa terganggu yang biasanya disebabkan dari adanya rasa gatal pada kulit kepala yang diakibatkan dari bahan hijab yang tidak berkualitas, sehingga membuat kulit kepala dan rambut tidak sehat.

Senin, 20 Juni 2016

Hikmah dari Peristiwa Ajaib di Masa Kenabian



Lokasi: Makam Rasulullah saw. (foto: koleksi pribadi)

Saat sahur tadi, adik menelepon saya.  Katanya, "Teh, saya sedang di masjid Nabawi dekat makam Rasulullah saw. selesai tarawih. Sekarang mau berdoa, tolong aminkan ya."
 
       Seketika itu juga sembari terus mengaminkan doanya, air mata saya langsung berderai tak terbendung. 


Subhanallah, teknologi adalah sebuah keajaiban. Dengannya suasana berdoa bisa terasa lebih. Adik yg berdoa di sana, menyebutkan harapan-harapanku yang pernah kutitipkan padanya, menyebut nama anak-anakku satu persatu dan saya yang di sini mengaminkan. MasyaAllah...

Sejujurnya, keajaiban seperti itu bukanlah hal baru. Karena ia milik Allah. Maka dari itu, sejak dulu keajaiban-keajaiban seperti itu sudah ada. Bedanya Allah menjadikan dengan media berbeda.  Contoh isra-nya Rasulullah saw. dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Dulu, saat kaum Quraisy mendengar Rasul melakukan perjalanan tersebut hanya sekitar 2 jam saja, mereka tertawa. Padahal saat ini perjalanan jarak jauh dalam waktu sebentar adalah hal yang lumrah. 

Apa sih nilai keimanan yang bisa kita dapat dari peristiwa itu? Artinya, bagi Allah, ada atau tidak adanya media yang dibuat manusia, Allah mampu menjadikan apa saja. Membelah lautan melalui tongkat nabi Musa, teleportasi Nabi Sulaiman, memperlihatkan hologram Masjidil Aqsa di pandangan Rasulullah saw. dan lain-lain.

 Sedangkan pelajaran bagi manusia sendiri, khususnya umat Islam, kita harus optimis bisa melakukan pencapaian teknologi lebih tinggi lagi dari yang sudah ada. Karena apa? Karena itu bukan hal yang mustahil. Allah dulu dan sekarang sama. Jika Allah swt. dulu pernah memunculkan keajaiban-keajaiban itu pada manusia-manusia pilihan, maka generasi pelanjut sekarang, jadilah manusia-manusia hebat yang bisa membuat media-media itu hingga keajaiban-keajaiban yang pernah Allah munculkan dulu tidak sekadar menjadi dongeng, wallahu'alam bishshowab.


*Catatan setahun yang lalu, Ramadhan 19 Juni 2015

Sabtu, 18 Juni 2016

SITUS HIJAB PALING DI CARI SAAT INI


Hai kalian sudah pada tahu kan apa itu situs hijup? Hijup adalah situs online ship yang menjual busana muslim trendy hasil desainer-desainer ternama di Indonesia seperti Dian Pelangi, Claudia Cintya Bella, dan masih banyak lagi para desainer muda ternama yang ada di Indonesia. Pastinya jika kalian belanja di hijup.com kalian akan mendapatkan baju-baju yang keren dan juga dengan kualitas yang bagus. Di sana ada aneka baju muslim untuk wanita, aneka hijab dan fashion style lainnya yang lagi trendy. Selain belanja, dengan membuka situs hijup kita juga bisa belajar cara mix and match baju yang serasi, karena ada banyak gambar yang menampilkan padanan baju yang menarik.

Selain di media online hijup juga memiliki hijup ware house sale yang office nya berada di Pejanten Corner, Jl. Pejaten Barat Raya No.2 Pasar Minggu Jakarta Selatan. Di sana kalian bisa pilih pilih langsung baju produk hijup. Selain itu juga hijup bersama para ambassadornya seperti Dian Pelangi dan lain-lain sering mengadakan beberapa event di berbagai kota di Indonesia maupun di Luar Negeri seperti hijup Fashion Mission yang diadakan di Universitas Negeri Yogyakarta baru-baru ini. Dalam kegiatan tersebut hijup memberikan mesin jahit kepada para mahasiswa teknik busana, dan juga berbagai doorprize di samping memberikan penyuluhan seputar fashion hijup. Hijup juga akan hadir sebentar lagi di Semarang tepatnya pada tanggal 17 Juni 2016 di universitas Negeri Semarang, Gedung Dekanat fakultas teknik lantai 3 pukul 13.00 – 15.00 dan masih banyak lagi kegiatan atau event yang diselenggarakan hijup di berbagai tempat lainnya seperti di London, Jepang, dan lain-lain. 

Jadi bagi kalian para hijabers, yuk belanja nyaman di hijup.com, dijamin kepastian dari segi bahan dan kenyamanan, model, dan juga pastinya kalian gak akan kalah keren sama orang lain soalnya produk-produk di hijup.com itu merupakan produk branded yang berasal dari para desainer terkemuka di Indonesia. Jadi yuk segera pilih dan belanja fashion hanya di hijup.


Kamis, 16 Juni 2016

Mau Kemana Liburan Lebaran Anda?

Pantai Pelabuhan Ratu (foto: Kang Mulyadi)



 Rasanya baru kemarin hari raya idul fitri di tahun 2015. Eh, sekarang sudah bulan ramadhan tahun 2016 lagi. Artinya harus mulai cari-cari tempat liburan dan booking hotel, nih. Ya, liburan hari raya idul fitri memang merupakan kesempatan berlibur bagi keluargaku. Pasalnya dari mulai ayah sampai anak, semua sama-sama sedang libur dan tenggang waktu liburnya pun cukup panjang. Berbeda dengan liburan sekolah biasa. Seringnya anak libur, ayahnya anak-anak malah nggak bisa cuti karena pekerjaan kantor terus menumpuk.

Omong-omong soal tempat berlibur, anak-anakku minta supaya di tempat wisatanya ada ‘tempat main airnya’. Entah itu kolam renang, waterpark, sungai atau pantai. Kebetulan liburan lebaran tahun kemarin, kita nyewa vila dekat Ciater Hot Spring Water. Selain anak-anak bisa berenang di kolam renang hotel, mereka juga bisa berendam di tempat pemandian air panas Ciater.
 


       
Rekreasi keluarga ke Pantai Pasir Putih, Lampung
Nah, sekarang ini saya sedang membayangkan suasana pantai nih. Tapi pantainya, pantai yang berombak cukup besar. Kenapa demikian? Karena kalau ke pantai berombak kecil, hampir tiap tahun kita wisata ke pantai berair tenang di kawasan Lampung Timur. Ya...sekalian nengok kakeknya anak-anak.

Bagi saya, ombak besar itu menakjubkan. Deburannya sanggup mengguncangkan jiwa untuk mengingat Sang Pencipta. Jika mengingat bahayanya sih, memang iya. Tapi, tentu tergantung kita menjaga mereka semaksimal mungkin. Seperti halnya sebuah pisau, bisa berbahaya namun tidak kurang manfaatnya. 

        Dengan melihat pantai, orang tua bisa bercerita banyak hal pada anaknya. Mulai dari menumbuhkan cinta alam sampai cerita-cerita religius yang mengingatkan pada sang pencipta alam semesta ini. Cerita nabi pun banyak kok yang berhubungan dengan laut, seperti cerita Nabi Musa membelah laut, cerita Nabi Nuh membuat kapal, cerita Nabi Yunus ditelan paus. Bagi saya, berlibur kemana pun harus dapat menyampaikan sebuah pesan mendidik pada anak-anak. Jadi jangan cuma dapat senang-senangnya saja. Bukankah cerita akan lebih menyerap di pikiran anak, jika kita ceritakan pada mereka di hadapan lokasi yang mendekati isi cerita?


Salah satu pantai yang ingin saya kunjungi adalah Pantai Pelabuhan Ratu. Lokasi Pantai Pelabuhan Ratu berjarak sekitar 60 km ke arah selatan Kota Sukabumi. Saya pernah lho mengunjungi pantai tersebut duluuu...waktu saya masih TK. Saya kesana diajak oleh paman dan bibi saya. Kata mereka, waktu itu saya takuuut sekali sama ombak. Jadinya, sementara sepupu-sepupu saya main di air, saya berdiri saja melihat dari kejauhan. Aduuh...rugi banget ya. Makanya, sampai setua ini saya terobsesi untuk kembali kesana dan membuktikan bahwa saya suka dengan ombak hehe...

Setelah fix tempat wisatanya, sekarang saatnya saya mencari penginapan yang cocok. Ya cocok di kantong, ya cocok di fasilitas dan kenyamanan. Saya mulai dengan browsing-browsing hotel di Sukabumi. Soalnya ingin tahu juga standar fasilitas dan harga hotel di sana. Oya, saya juga mencoba mencari hotel di Sukabumi melalui aplikasi android yang banyak dibicarakan orang saat ini. Dan memang lebih gampang. Hanya melalui smartphone, tinggal klik-klik langsung keluar data hotel di Sukabumi.

Bergeser ke daerah Pelabuhan Ratu, saya mencari wisma yang sepertinya lebih cocok ditinggali oleh keluarga besar saya. Ya, saya memang menginginkan penginapan yang memiliki suasana homey supaya anak-anak merasa nyaman. Apalagi saya juga membawa kedua orang tua saya. Hmm...jadi tidak sabar rasanya ingin segera tetirah di pinggir pantai. Nanti, pulang-pulang  ke rumah bisa dapat jiwa dan raga yang segar. Sehingga siap melanjutkan rutinitas kerja kembali.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...